Sudahkah kamu berterimakasih pada ibumu hari ini?

 

Untukmu, Yang Menjadikan Duniaku Lebih Teduh



Dalam pelukmu, dunia terasa teduh,
Langit mendung pun seakan luruh.
Kau ajarkan cinta bukan sekadar manja,
Tapi lewat tatap tegas dan doa yang tak pernah jeda.

Langkahmu lirih namun penuh daya,
Menggenggam mimpi meski waktu tak selalu ramah.
Terkadang suaramu meninggi,
Namun aku tahu, itu demi aku berdiri.

Kau adalah embun pagi yang menyejukkan hati,
Juga mentari yang tak lelah membakar semangat ini.
Dari rahimmu lahir cahaya,
Yang kini menapaki jalan penuh asa.

Ibu
Apa yang sedang kau lakukan di sana kini?
Mungkinkah kau tersenyum melihat anakmu tumbuh dewasa,
Atau menitikkan air mata karena masih kurangkai langkah dengan rasa hampa?

Walau aku tumbuh tanpa hadirmu di sisiku,
Percayalah, aku menyimpannya utuh dalam relung waktu.
Aku hanya ingin kau tahu satu hal saja
Aku ingin kuat dan sabar, seperti engkau adanya.

Namamu,Ibu adalah doa yang terus hidup,
Dalam setiap sujud, dalam setiap harap yang tak kupungut.
Dan meski dunia tak selalu ramah,
Aku akan terus berjalan karena cintamu adalah arah yang membawaku
menapaki indahnya masa depan

Comments

Popular posts from this blog

Hujan turun di satu titik, benarkah itu ulah anak GFM yang sedang praktikum mindahin awan :))

Meghatrust